Xherdan Shaqiri Tak Bisa Jamin Bertahan di Stoke City

Sebenarnya, winger Internasional Swiss ini betah bersama dengan Stoke City, berkerja dengan Manajer yang bagus di kompetisi yang bagus juga, namun, sebagai pemain yang masih berusia 25 tahun, Shaqiri juga berhasrat untuk bermain di ajang Liga Champions Eropa.

Stoke City telah menjadi bagian dari perjalanan karir Winger Timnas Swiss, Xherdan Shaqiri, sejak sang pemain didatangkan dari Inter Milan pada bursa transfer musim dingin tahun 2015 lalu. Meski mengaku bahagia bersama Stoke city, namun eks pemain Basel tersebut tak bisa menjamin masa depannya akan terus bersama klub Liga primer Inggris.

Sebagaimana diketahui, Shaqiri dulunya adalah pemain Bayern Munchen, dia bahkan merupakan salah astu bagian dari Die Roten yang memenangkan treble winner pada tahun 2013 lalu. Namun, perlahan, Shaqiri tersingkir dari skuat utama klub Jerman tersebut sampai akhirnya dia resmi hengkang ke Inter Milan pada musim panas tahun 2015.

Setelah hanya bertahan selama setengah musim di Inter Milan, Shaqiri kemudian memutuskan hengkang ke Inggris, dimana dia memilih bergabung dengan Stoke City. Sejauh ini, karirnya bersama dengan The Stoke tidak bermasalah, disana, sang pemain merasa bahagia bekerja dengan pelatih yang bagus. Namun demikian, usianya masih 25 tahun, dan merupakan hal yang wajar saat dirinya berpikir mencoba peruntungan bersama klub lain.

Liga Champions Eropa adalah Prioritas pemain berusia 25 tahun ini, Shaqiri mengaku ingin kembali bermain di kompetisi tersebut dalam waktu dekat.

“Di usia 25 tahun, akan terdengar konyol jika mengatakan saya akan mengakhiri karier saya di Stoke. Di momen ini, saya merasa sangat nyaman. Saya telah mencetak tiga gol sepanjang musim ini. Stoke: pelatih super, tim super, kesemibilan di Liga Primer Inggris.”

“Namun tentu saja saya ingin bermain di Liga Champions lagi dalam waktu dekat,” ungkapnya sebagaiman diungkap oleh The Mirror.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *